#ForYoungerMe, the 5-hours-ago Tya…
Halo, Ty. Ini dari dirimu 5 jam kemudian… Coba tebak, aku baru saja kembali dari pesta pernikahan kakak temanku. As you can guess, it was such a blast, and I loved it! Senang sekali pagi ini kamu telah memutuskan untuk datang, terima kasih.
Kenapa kenapa?
Pesta pernikahan kakak temanku? Oh.
Sounds like…
… a de javu?
Well, apa kau teringat akan sesuatu?
Baiklah… tentu saja aku tahu apa yang kau maksud… I mean, siapa tepatnya yang kau maksud.
Dia? Oh, lelaki yang suka bermain tebak-tebakan perasaan itukah? Lelaki yang sudah kau jatuhi pilihan untuk kau beri lucky charm-mu itu? Lelaki yang sudah setahun lebih ini menjadi pelipur laramu namun tak pernah terlihat itu?
Oh. I’m really sorry to hear that, my dear…
One question: apa kau masih berharap padanya setelah pesta pernikahan kakak temanmu,lebih dari setahun yang lalu itu? Tolong, jawab aku dengan jujur.
Eh, pardon me? Did you just say… “I do”?
Oh, my dear… Listen to me.
Untuk apa kau menanti seseorang yang masih juga belum bisa move on dari kisahnya yang terdahulu, eh? Can’t you see that is just such a wasting time?? My suggestion, my dear: leave him. Satu-satunya cara untuk keluar dari masalah ini adalah: moving on. Dia masih juga berkubang dengan kenangan masa lalu dan tak mau membuka diri, namun kau masih saja begitu sabar menantinya. Hah! Bodoh sekali. Kau tahu sudah berapa orang yang mengatakan bahwa kau itu bodoh dan buta, eh? Apa kau tak merasakan lelah? It’s been MORE THAN A YEAR, my dear, please note that.
Coba ingat-ingat:
Apa dia pernah menghubungimu lebih dulu? No?
Apa dia pernah menelponmu karena dia ingin mendengar suaramu? No?
Apa dia pernah menanyakan keadaanmu? No?
Apa dia pernah mengajakmu untuk bertemu sepanjang setahun ini? Oh God, no??
Apa dia pernah jujur padamu tentang perasaannya tanpa kau minta? No???
Well, apalagi yang kau tunggu?
I definitely know and sure that you have a lifetime-guaranteed loyalty. Tapi kau tak bisa menunggu lebih lama lagi. Siapa dia? Pacarmu? Bukan? Lalu untuk apa kau berikan lucky charm-mu bahkan sebelum dia memiliki status yang jelas denganmu? Your heart is too precious to be broken again, my dear. Not anymore. Jangan lagi kau sia-siakan waktumu hanya untuk menanti dia yang telah menyia-nyiakan dirimu… Aku akan sangat sedih mendengarnya. Open your eyes, my dear, open your mind, open your heart. You’ll meet someone new… or perhaps with a personality that is close to him… That’s what you’ve been dreaming on, right?
It’s almost 3 years since your last… dan aku yakin ketika kau telah memilih seseorang, pasti ada alasan di balik pilihan itu. Lord leads you.
Please remember, love when you are ready, my dear, not when you are lonely, okay? Don’t break your own heart. It’s enough. He really should fight for you. NO MATTER WHAT :)
Yours truly,
the 5-hours-later Tya…
